Hana

Andai saja aku tahu cara yang tepat untuk bisa selalu bersama mu, tentu aku akan lakukan. Andaikan kau tahu bahwa setiap kali aku memandang mu, hilang sudah seluruh peluh dan duka di hatiku, tentu ku takkan meninggalkan mu…Ku berfikir bahwa dinar menjadi biang keladi dari semua ini. Tapi apakah memang pantas hanya karena dinar, lantas kau terlantar dari ku?
Sungguh tak ada hati untuk memisahkan mu dari dia. Hanya seputar logika ku yang mengatakan bahwa untuk sementara kita harus berpisah. Hanya sementara. Ku harap kau takkan pernah bilang di suatu hari nanti bahwa aku seorang lelaki yang tak bertanggung jawab.
Sungguh sayang, aku sangat menyayangi mu dan ini adalah perasaan yang spesial antara kau dan aku.

Maaf kan aku Sayang…

Do’a kan Abi mu ini untuk dapat segera menjemput dinar yang lebih besar agar kita dapat segera bersama….kembali….

Bekasi, 28 Mei 2009

From the deep of Love for my daughter, Hana