“Yakinilah yang benar, lalu bekerja keras-lah dalam keyakinan itu untuk menjadikan diri Anda bermanfaat bagi banyak orang”. Demikianlah yang dikatakan Mario Teguh dalam acara MTGW yang ditayangkan setiap hari minggu di MetroTV. Bahwa mungkin bisa jadi selama ini, kegagalan yang kita alami (salah satunya) disebabkan oleh kesalahan kita dalam meyakini suatu hal.
Bahwa BENAR nasib atau kondisi kita saat ini merupakan buah dari perbuatan kita yang sudah kita lakukan. Baik buruknya kondisi kita hari ini, ditentukan dari perbuatan yang telah kita lakukan. Akan tetapi, yang lebih penting untuk dicermati selain dari pada itu adalah keyakinan
apa yang mendasari semua keputusan yang kita ambil tersebut sehingga mengakibatkan kondisi kita saat ini.
Keyakinan kita dalam mengambil keputusan itulah yang menjadi lebih penting untuk diperhatikan sebelum mengakibatkan banyak konsekuensi yang akan kita dapatkan. Masih menurut Pak Mario bahwa “semua kesalahan dilakukan dengan keyakinan bahwa yang dilakukan adalah sesuatu yang benar…” kita pahami bahwa terlepas itu sebuah kebenaran atau kesalahan yang hakiki, akan tetapi pada dasarnya keputusan yang akan kita ambil adalah keyakinan yang menyatakan bahwa itulah kebenaran (menurut versi kita sendiri).
Oleh karenanya Muhammad bin Abdullah, seseorang yang memiliki pengaruh nomor 1 di dunia, telah memberikan nasihat bahwa ada satu cara ampuh bagi seorang muslim untuk dapat memilih yang terbaik dalam setiap pilihan hidupnya, yakni dengan shalat istikharah. Sebuah aktivitas dimana seorang manusia bisa meminta petunjuk pertimbangan kepada Sang Maha Penguasa Kehidupan, Allah SWT, sehingga ketika manusia tersebut akan memutuskan sebuah tindakan dikarenakan keyakinan pada tuhannya, maka manusia tersebut sudah ikhlas dengan apa yang akan terjadi padanya di kemudian hari.
Banyak diceritakan dalam sejarah bahwa setiap kali Muhammad SAW akan mengambil sebuah keputusan besar, maka beliau akan meminta petunjuk kepada tuhannya mengenai keyakinan yang akan beliau putuskan. Dan karenanya nasihat dari Mario Teguh ini akan semakin menguatkan kita untuk hati-hati dalam ber-keyakinan, karena semuanya akan menetukan nasib kita dikemudian hari. “Aku sebagaimana prasangka Hamba-Ku”. Demikianlah peringatan Allah SWT terhadap kita semua.