Apa yang harus kita perbuat ketika tawaran kita ditolak ? Ketika permintaan kita tidak dapat dipenuhi oleh orang lain ? Ketika cinta ditolak oleh orang yang kita sukai ? SAKIIITTT!!!!!
Cerita kali ini bukan perihal rayuan gombal yang tidak ampuh dari seorang pria kepada seorang perempuan. Tapi penggalan pengalaman saya ketika untuk pertama kalinya ditolak saat menawarkan kerupuk kemplang ke agen-agen yang telah saya “sukai”.
Ternyata bagi saya, penolakan itu tidak hanya terjadi dalam hal berbisnis “hati”, tapi juga ketika saya pun berbisnis kerupuk kemplang ini. Alhamdulillah, karena memang sudah terbiasa dengan penolakan saat berbisnis “hati” dengan calon-calon istri saya, maka penolakan dalam real business kali ini pun, saya anggap biasa….
Tapi tetap saja, walau sudah terbiasa, rasa sakit hati tetap ada. Dan saya anggap sakit hati itu hal yang sangat manusiawi ketika iktiar yang dilakukan tidak mencapai harapan. Padahal ikhtiar yang sudah saya lakukan pun sangat hati-hati, percaya diri dan yakin bahwa ini akan berhasil. Tapi ternyata beda. Ada persiapan hati yang belum saya lakukan dan itu baru saya sadari ketika saya menulis blog ini, yakni persiapan hati yang ikhlas dengan hasil apa yang akan saya terima. Sepertinya saya lupa untuk mengamalkan mata kuliah Quantum Ikhlas.
Teringat akan success story dari mentor-mentor bisnis kita bahwa dulu pun, sebelum mereka sukses seperti sekarang, mereka kerap kali menerima berbagai penolakan selama menjalankan bisnis mereka. Tetapi mereka mensyukuri karena telah berhasil melewati berbagai penolakan tersebut dan menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan sukses mereka. Bahkan petuah dari seorang bijaksana mengatakan bahwa penolakan itu sebagai obat dalam perjalanan hidup mereka. Benar sekali apa yang dinasihatkan para mentor bisnis kita bahwa sangat penting untuk belajar bisnis dari orang yang sudah sukses terlebih dahulu, sehingga kita tidak perlu mengalami banyak rasa sakit (gagal) ketika akan mengikuti langkah mereka. Rupanya diri ini masih harus banyak belajar dan berlatih lagi….