From peta mie ayam KCB

Tak selamanya benar, tempat yang ramai, dipinggir jalan besar, apa lagi dekat pusat perbelanjaan semacam mall, bisa dibilang menjadi tempat yang sangat prospektif dan banyak diincar para pengusaha untuk membuka bisnis mereka.

Terkecuali yang satu ini. Mie Ayam KCB yang dikomandani Pak Choirunnas dan Pak Imam dari TDA Bekasi ini memilih tempat untuk usaha gerai Mie Ayam Group Perto di lokasi yang sedikit “terpencil”. Jujur dan ini juga yang saya katakan kepada Pak Anas (panggilan Choirunnas), selaku pengusaha Sabun Uniq juga, bahwa “tempatnya jauh amat Pak”.

Masalahnya mungkin bukan hanya jauh, tapi juga padat penduduk, dengan lokasi di pinggir jalan yang sempit dan sepi dari tempat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya (ruko, warung, dsb.) Tapi jawaban yang disuguhkan Pak Anas kepada saya sungguh mencengangkan. “Di sini padat dengan kontrakan Pak dan juga jalan di depan ini yaitu jalan menuju perumahan yang cukup padat penduduk juga”. Kemudian lanjut beliau “Dan karena disekitar sini belum banyak tempat yang menyediakan makanan, sehingga orang-orang disini kalau mau beli makanan harus ke depan dulu, maka sebelumnya, mereka sudah saya cegat di depan sini dan beli makanan di sini”.

“Sebentar Pak, saya tinggal dulu”, Pak Anas menghentikan pembicaraan dan beranjak menuju kedai Mie Ayam KCB. Sambil saya lihat sekeliling kantor sabun Uniq Pak Anas yang memang berada di depan Kedai Mie Ayam KCB, saya perhatikan banyak sekali display sabun Uniq beliau. Ada sabun untuk pencuci, sabun untuk pengharum, sabun untuk cuci tangan dan jenis sabun cair lainnya. Terlihat deretan kemasan sabun cair yang cukup unik dan tampil sangat menarik (eye catching), membuat mata saya tidak bisa mengalihkan perhatian sebelum terlihat botol sabun yang paling ujung.

Sambil menunggu Pak Anas yang kelihatannya sedang sibuk meracik mie ayam, saya melangkah keluar, sambil melihat-lihat sekeliling di lokasi Mie Ayam KCB. Saya lihat di sekitar lokasi tersebut memang banyak sekali pintu-pintu kamar kontrakan dan juga rumah penduduk yang cukup padat dengan jarak yang berdekatan. Tidak lama saya melihat-lihat, segera saya kembali ke kantor sabun Uniq Pak Anas, karena terlihat Pak Anas tampak sudah selesai di kedai Mie Ayam KCB.

Tidak lama berselang, kemudian Pak Anas bercerita bahwa strategi 1 hari pertama yang beliau dan Pak Imam jalankan yaitu BERPROMOSI. Pak Anas bercerita bahwa promosi yang mereka lakukan yaitu mendatangi rumah-rumah penduduk dan juga kamar-kamar kontrakan untuk membagikan undangan makan Mie Ayam KCB secara GRATIS. Selain itu pula, undangan tersebut di desain dengan sangat BAGUS, sehingga sudah sangat memberi kesan spesial melalui undangan tersebut.

Selain itu pula, untuk memenuhi semua kepuasan konsumen, Pak Anas bercerita bahwa Mie Ayam KCB menyediakan dua ragam mie yang memang mereka buat sendiri, yaitu mie yang agak tebal, untuk pelanggan yang suka dengan mie agak tebal, serta mie ukuran standar, untuk mereka yang lidahnya memang terbiasa dengan mie ukuran tipis. Saya pikir, ini sebuah standar pelayanan yang sangat baik dalam melayani kebutuhan lidah konsumen yang berbeda-beda. Karena memang untuk industri makanan seperti ini, soal rasa lidah tidak bisa bohong.

Melanjutkan cerita perjalanan Mie Ayam KCB yang pertama kali grand launching pada tanggal 25 Oktober 2009 ini, Pak Anas bercerita bahwa sejak pertama kali buka, terus terjadi peningkatan volume produksi. Walaupun baru 7 hari buka, hingga saat ini Mie Ayam KCB sudah mencapai produksi 3,5 kg porsi mie dan terus mengalami peningkatan permintaan setiap harinya. Selain itu dengan cita rasa dari resep Perto Group yang sudah tidak diragukan lagi kelezatannya, di tambah dengan harga jual yang sangat pasaran, menjadi nilai kekuatan lainnya dibanding kedai mie ayam lainnya. Dan harga jual inilah yang membuat saya sendiri kaget bukan main, koq berani sekali Mie Ayam KCB mematok harga semurah itu, bahkan lebih murah dari harga yang dianjurkan oleh sang Maestro Perto Group, Pak Syamsu Irman.

Semoga saja ini menjadi pertanda yang baik menuju pintu kesuksesan bagi Mie Ayam KCB dalam menyediakan kebutuhan kuliner di daerah Cibitung. Dan saya yakin bahwa apa yang saat ini sedang direncanakan oleh Pak Anas dan Pak Imam dalam membuat promo yang lebih menarik bagi Mie Ayam KCB, akan menjadi sebuah kekuatan baru di antara pemain kedai mie ayam lainnya.

Salam sukses selalu untuk Mie Ayam KCB (Perto Group).

Jadi, masih bingung cari peluang bisnis?