Kesalahan kecil yang terjadi di saat yang tidak tepat, bisa menjadi kesalahan besar yang berakibat buruk hingga masa depan.

Kesalahan kecil yang dilakukan pengelola WTP di komplek rumah saya hari ini memang dilakukan di saat yang tidak tepat. Disaat orang-orang sedang membutuhkan air, ternyata tidak ada air yang mengalir. Jadwal nyala air yang memang biasanya dilakukan tiga kali setiap harinya, dari jam 4 subuh hingga kisaran jam 9, dari jam 12 siang hingga jam 1 siang, dan terakhir dari jam 4 sore hingga jam 9 malam. Dan tanda-tanda nyala air yang tidak beres ini sudah dirasakan saat tadi malam.

Air yang biasanya sudah nyala dari jam 4 sore, ternyata baru nyala sekitar jam 7 malam. Ibu-ibu yang biasanya dari jam 4 sore sudah beres-beres dapur, mandiin anak, dan aktivitas lain yang berhubungan dengan air, seharusnya sudah dilakukan dan selesai di malam hari. Tapi malam kemarin semua orang memang sudah terganggu. Bahkan ada tetangga saya yang numpang mandi di rumah tetangga lainnya yang memang stok air mandinya masih banyak. Meskipun air sudah terlambat nyala, tetap saja malam hari itu, air mati sekitar jam 9 malam.

Pagi ini saya bangun terlambat. Jam 5 subuh saya baru bangun dan seperti biasanya buru-buru ke kamar mandi untuk menunaikan aktivitas di pagi hari. Mandi, wudhu sekalian shalat dan langsung berangkat kerja, jadi rutinitas yang harus sudah selesai sebelum jam 6 pagi. Tapi kaget tidak percaya, begitu sepupu saya bilang bahwa air belum nyala dari tadi subuh. HAH!!! Bahkan sepupu yang biasanya sudah rajin mencuci baju dari jam 4 pagi harus membiarkan baju cucian masih menumpuk belum direndam air.

Kelibakan saya tahu kalau ternyata air tidak keluar dari jam 4 subuh. Bingung apa yang harus dilakukan… Saya segera lihat ember-ember penyimpan air, ternyata semuanya sudah hampir habis karena memang sudah terpakai untuk mandi sepupu yang akan berangkat kerja juga sudah dipakai untuk cuci piring dan lainnya. Segera saya lihat keluar rumah untuk mengecek apakah hanya rumah saya saja yang air PAM nya mati. Ternyata saya lihat beberapa tetangga pun keluar rumah, saling tanya, cek apakah air PAM di rumahnya juga mati. Oh, ternyata bukan rumah saya saja yang airnya mati ya…

Ya sudah, segera saja saya gunakan air untuk wudhu saja. Saya tunaikan shalat shubuh. Setelah itu, segera saya siap-siap berangkat kerja meski tidak mandi…hihihihi….

Mau apa lagi? air untuk mandi tidak ada, minta ke tetangga pun tidak mungkin karena sama-sama mau pakai air. Dan lagi pula, tidak mungkin saya tidak berangkat kerja hanya gara-gara tidak mandi…

Berangkat kerja pagi ini serasa ada yang kurang. Saya ingat-ingat, saya cek, apakah ada yang tertinggal. Handphone, jam tangan, jaket, sepatu, flashdisk, buku bacaan…sepertinya semua sudah lengkap. Tapi tetap saja di perjalanan saya berangkat kerja, terasa ada yang mengganjal di hati. YA!!! saya baru ingat bahwa yang kurang di pagi ini yakni saya belum mandi…..šŸ™‚

Semoga saja matinya WTP di komplek perumahan saya ini tidak jadi trending topic di twitter pagi ini….šŸ™‚