Seharian ini saya menertawakan diri saya sendiri, atas kekonyolan yang saya lakukan dengan bisnis saya selama ini.

Istilah “Bisnis (sambil) Melamun” ini saya dapat saat saya silaturahmi ke Mas Dirgaa -Owner Outlet Dinar & PasarBatik.Com- sore tadi. Ternyata saya baru bangun dari lamunan selama ini dalam menjalankan bisnis saya -bumbu dapur & olahan ikan-, pasarterasi.

Dari beberapa percakapan kita sore tadi, ternyata saya baru “ngeh” bahwa ternyata bisnis tersebut saya jalani sambil melamun!!. Bisnis pasarterasi berjalan tanpa saya “ngeh” meskipun (syukur alhamdulilah) mengalami perkembangan selama dua bulan terakhir ini. Namun dari percakapan tersebut, saya pahami bahwa perkembangan ini dapat berhenti mendadak, entah karena jatuh ke jurang atau menabrak, hanya karena kita melamun dalam jalani bisnis ini.

Menjalankan bisnis sambil melamun ini diakibatkan rasa nyaman saya nikmati perkembangan bisnis ini. Ya, saya sudah masuk ke zona nyaman bisnis ini. Saking nyamannya, saya tidak tahu harus melakukan apa lagi setiap harinya untuk bisnis saya. Setiap rencana yang sudah dibuat, terasa berat dilakukan. Ternyata masih banyak PR untuk bisnis saya, pasarterasi & si kecil GrageFood.

Bagi sahabat yang sudah memiliki omset puluhan juta setiap bulannya, bisnis sudah berjalan menjadi rutinitas kita, sudah menikmati jadi peternak “teri” setiap harinya…..segera BANGUN!!! Jangan melamun, kembali kembangkan bisnis Anda seperti halnya saat pertama Anda menangis & berkeringat dalam mewujudkan bisnis Anda.

Dan bagi sahabat yang selama ini masih melamun untuk dapat berbisnis, zudah..pergi sana…cuci muka🙂 ambil dagangan kalian & mulai jualan…

Salam Sukses Mulia,