http://ciputraentrepreneurship.com/tips-bisnis/182-investasi/4217-tips-membeli-sebuah-bisnis.html

Bagi saya, cara diatas berlaku juga pada saat kita memutuskan untuk membeli sebuah bisnis franchise, dimana ada 9 elemen yang perlu kita perhatikan sebelum menggelontorkan uang kita pada franchisor (pemilik usaha franchise).

1. Pelanggan
Jangan sungkan untuk menanyakan jumlah pelanggan yang sudah dimiliki oleh beberapa franchisor lain. Jumlah pelanggan dan pertumbuhan pelanggan setiap periodenya di setiap franchisee menjadi tolak ukur seberapa bagusnya bisnis yang akan kita beli tersebut.

2. Pegawai
Tanyakan juga berapa jumlah pegawai yang saat ini sudah bekerja di franchisor tersebut. Dan jika memungkinkan, tanyakan juga bagaimana kesibukan orderan franchisor, apakah memang sibuk melayani franchisee lainnya atau justru sepi penjualan. Bagaimanapun, sedikit banyak pegawai tahu benar kondisi lapangan bos mereka.

3. Fasilitas
Fasilitas apa saja yang akan kita peroleh dengan nilai investasi yang akan kita gelontorkan untuk membeli bisnis franchisor. Apakah worthed (senilai) dengan fasilitas dan hak yang akan kita dapatkan sebagai franchisee atau tidak. Pahami juga semua aturan (term and condition) yang mengikat kepada semua fasilitas yang akan kita dapatkan tersebut.

4. Laporan Keuangan
Bila memang bisnis franchisor tersebut bagus, tentu mereka akan dengan senang hati membeberkan laporan keuangan bisnis mereka serta bisnis para franchisee. Pastinya tidak akan detil laporan keuangan itu disampaikan, tapi setidaknya kita bisa mengetahui perkembangan keuangan bisnis tersebut.

5. Piutang
Memang tidak terlalu penting untuk diketahui, tapi dengan adanya info "piutang bisnis franchisor", kita bisa mengetahui seberapa surplus kah bisnis tersebut untuk memanen pundi rupiah.

6. Inventaris
Inventaris juga keperluan yang sudah diberikan pihak franchisor dan yang belum. Misalkan franchisor belum menyediakan tempat usaha, maka kita perlu memperhitungkan juga biaya untuk tempat usaha yang belum disediakan franchisor. Usahakan untuk dapat mencadangkan modal yang lebih banyak untuk keperluan usaha yang belum di cover oleh franchisor.

7. Pesaing
Penting untuk diperhitungkan jumlah pesaing bisnis franchisor yang akan kita beli tersebut. Minimal, kita mengetahui pesaing usaha sejenis di lokasi usaha yang akan kita pilih. Semakin banyak pesaing, menandakan bisnis tersebut sedang booming. Hanya saja, kita perlu pertimbangkan dimana saja pesaing kita berada.

8. Kerahasiaan
Beberapa franchisor memiliki ketentuan ikatan bisnis yang berbeda dengan para franchisee. Namun pada umumnya, akan ada klausul perjanjian kontrak yang mengharuskan franchisee menjaga kerahasiaan operasional bisnis franchisor.

9. Pengacara
Hal ini berkaitan dengan legal statement yang harus kita pahami, termasuk aturan-aturan terkait kerjasama bisnis dengan franchisor. Pelajari semuanya sehingga ketika di satu waktu nanti ada perselisihan dan komplain bisnis, maka semua urusan dapat terselesaikan dengan baik untuk kedua pihak. Termasuk memahami apakah bisnis franchisor yang akan kita beli tersebut apakah sudah layak disebut "franchise" ataukah baru sekedar "BO (Business Opportunity)". Karena ada beda yang sangat jauh antara keduanya.

Selamat memilih (membeli) bisnis franchisor yang kita nilai pantas dibeli. Semua cara diatas baru saya amini setelah kerugian saya membeli beberapa franchise.

Jangan pernah sukai bisnisnya, namun sukailah perputaran cashflow nya, itulah nasihat Kek Robet (Robert Kiyosaki) kepada saya. ^-^