Cikarang, 25 Maret 2013

Untuk pertama kalinya saya masuk ke kantor SAMSAT Kabupaten Bekasi, terasa seperti masuk ke kandang macan…entah kenapa ada perasaan seperti itu, tidak seperti masuk ke Kantor SAMSAT Kabupaten Cirebon yang saya bisa masuk dengan perasaan tenang tanpa beban…

Begitu masuk pintu gerbang sudah disesaki dengan kendaraan roda empat yang banyak terparkir. Memang lahan parkir kantor SAMSAT ini tidak seluas SAMSAT Cirebon.

Saat turun dari mobil yang terparkir di depan pintu masuk, saya tidak menemukan petunjuk yang jelas tentang cara pembayaran pajak tahunan STNK. Dan setelah saya lihat sisi kanan bangunan yang dipenuhi meja dan kursi, ternyata disana ada baligo besar tertuliskan informasi tata cara pembayaran pajak tahunan STNK. Pemasangan papan informasi yang tidak strategis….

Jadi, pertama kali saya harus mengisi formulir pendaftaran…formulir ini bisa kita dapatkan di loket "PENDAFTARAN"…gratis!! (Setidaknya saya mendapatkan formulir ini gratis, karena saya melihat ada juga beberapa orang yang menyerahkan berkas pembayaran pajak STNK yang di kumpulkan di petugas tersebut, dengan menyerahkan uang yang sepertinya cukup untuk membayar pajak STNK)

Setelah formulir pendaftaran saya isi, saya kembali ke loket pendaftaran tersebut, menyerahkan semua berkas pendaftaran (2 lbr FC KTP, KTP ASLI, 2 lbr FC STNK, STNK ASLI, dan surat keterangan Leasing Mobil), dan semua berkas itu di staples petugas loket pendaftaran.

Setelah itu, saya di suruh masuk ke dalam ruangan gedung. Disana ada beberapa loket seperti LOKET PENDAFTARAN (Pengesahan STNK & Perpanjangan STNK), Pendaftaran Kendaraan Baru, Pendaftaran Eks Luar Daerah, 4 Loket Kasir dengan 2 Loket yang buka dan 2 loket tutup, dan Loket lainnya. Ada juga Arena Bermain Anak dan Lemari Minuman GRATIS.

Saya memasuki Loket Pendaftaran Pengesahan STNK. Disana oleh petugas perempuan, saya menyerahkan berkas STNK saya dan dimintai UANG 25 Ribu. Dengan dalih untuk biaya Administrasi, setelah saya bayar 25 Ribu, saya hanya mendapat nomor Antrian (yang salah tulis juga) dan diminta untuk menunggu panggilan dari Loket Kasir. Uang 25 Ribu masuk loket tanpa saya terima struk pembayaran atau bukti bayar apapun.

Setelah hampir 1 jam menunggu (padahal di loket nya tertulis "Max. 30 Menit") akhirnya saya dipanggil di Loket Kasir dan diminta untuk membayar pajak sejumlah Rp. 1.718.000,- dan diberikan struk pembayarannya.

Dari loket pembayaran tersebut (yang ada di dalam ruangan utama) saya di minta mengambil STNK yang baru berikut berkas-berkas asli saya (KTP & STNK) di Loket Penyerahan STNK yang loketnya berada di luar gedung, tepatnya di sebelah kiri gedung utama.

Nampaknya spanduk SAMSAT Kabupaten Bekasi "mewujudkan zero complain" masih sulit terealisasi jika masih banyak informasi yang tidak tersampaikan dengan jelas & lengkap.